Selasa, 10 Mei 2011

Mengapa Hatchery Vaccine


Selama ini kita telah melakukan vaksinasi secara konvensional bertahun tahun dilapanagan, sepertinya tidak ada masalah. Tetapi kenyataannya kita masih menemui banyak kendala sehubungan dengan vaksinasi yang dilakukan di farm, dari yang paling sederhana saja misalnya kualitas air yang tidak memenuhi standar kualitas (tierlalu asam atau basa, kandungan metal yang tinggi, hygienitas?) , belum lagi masalah aplikasi sehubungan dengan teknis vaksinasi yang benar, kualitas sumber daya manusianya. Tentu masih banyak hal yang berpengaruh selain hal yang saya sebut diatas.  

Dari semua hal tersebut yang paling susah kita hindari adalah faktor stress yang ditimbulkan akibat pelaksanaan vaksinasi dilapangan, Sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa pada budidaya ayam Broiler faktor stress yang timbul secara langsung ataupun  tidak langsung karena akibat perlakuan tertentu sangat mengganggu pertumbuhan ayam dan pada akhirnya kita tidak akan mendapatkan performa maksimal sebagaimana diharapkan. 

Siklus hidup yang pendek pada broiler yang relatif pendek ini mengharuskan kita menmenuhi target bobot badan yang tidak boleh meleset untuk setiap minggunya, kegagalan pencapaian bobot badan standar pada minggu pertama akan sangat berpengaruh pada pertumbuhan minggu selanjutnya.


Salah satu penyebab tidak tercapainya bobot badan standar pada minggu awal dikarenakan salah satunya terganggunya kondisi optimal akibat perlakuan vaksinasi di kandang;dimu perana feed intake tidak maksimal dan temperatur yang fluktuatif selama dilakukan pelaksanaa vaksinasi (tetes maupun injeksi).


Dengan melakukan vaksinasi di Hatchery, kita dapat mengurangi potensi stress akibat perlakuan vaksinasi didalam kandang.Sehingga pertumbuhan di minggu awal dapat mencapai bobot standar sebagaimana diharapkan.


Pada saat ini dimana kondisi tantangan penyakit dilingkungan kandang cenderung meningkat(high Challenge), dengan melakukan vaksinasi di hatchery kita sudah dapat mengatasi tantangan dini dari serangan virus dilapangan, hal ini diumngkinkan karena begitu DOC sampai dilokasi kandang, ayam telah memiliki kemampuan untuk menghadapi tantangan dini karena telah di vaksin (khusunya penyakit pernafasan ND dan IB).


Secara non teknis, pelaksanaan vaksinasi dihatchery sangat membantu peternak/operator kandang untuk lebih fokus terhadap peningkatan kualitas management pemeliharaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar